DORAEMON

Kamis, 21 April 2016

PEBISNIS MENULIS



VideoBook Smart Writing

“Jika kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis”. - Imam Al-Ghazali (Ulama termasyur).

Dalam beberapa bulan ke belakang, saya diizinkan masuk ke dalam grup KMO. Dan secara otomatis mengenal orang-orang hebat di dalamnya. Kebanyakan mereka adalah orang-orang yang ingin menjadi penulis. Padahal di antaranya ada yang berprofesi sebagai pebisnis, guru, mahasiswa, karyawan swasta, blogger bahkan sampai ibu rumah tangga. 

Kenapa mereka ingin belajar menulis dan menjadi penulis?
Pertama saya ingin bertanya. Adakah teman-teman yang mengenal Mas Ippho Santosa? Yap. Beliau adalah pakar otak kanan, motivator, juga pebisnis. Tetapi beliau juga penulis buku. Dan buku-bukunya best seller bahkan mega best seller yang setiap tahunnya dicetak ulang belasan kali. Buku-buku Mas Ippho tersebut di antaranya adalah:
 - 7 Keajaiban Rezeki: Rezeki Bertambah Nasib Berubah Dalam 99 Hari Dengan OtakKanan (buku terlaris dan seminar terbesar 2010-2012 se-Indonesia)
• Percepatan Rezeki Dalam 40 Hari Dengan Otak Kanan.
• 10 Jurus Terlarang! Kok Masih Mau Bersaing Cara Biasa?
• 13 Wasiat Terlarang! Dahsyat dengan Otak Kanan!
• Marketing is Bullshit… Meledakkan Profit dengan Otak Kanan.

Anehnya, fakta menyebutkan (yang bersumber dari salah satu artikel yang dimuat dalam sebuah website), bukan hanya seseorang yang suka membaca yang memburu buku-buku tersebut. Mereka yang tidak senang membaca pun dan bahkan malas hanya sekadar melihat dari ketebalan bukunya saja, tertarik dengan bukunya Mas Ippho ini. Alasannya kenapa? Karena Mas Ippho mempunyai gaya khas dalam menuangkan pemikiran-pemikirannya dengan renyah dan mudah dipahami. Oleh karena itu banyak orang yang setelah membacanya menjadi termotivasi dan membawa bukunya kemana-mana. 

Eh eh. Padahal Mas Ippho ini mengawali karirnya sebagai marketer lho. Kok bisa nulis? Ya! Semua orang bisa menulis tetapi hanya beberapa orang yang MAU jadi penulis. Mas Ippho saja mau menulis, berbagi kebermanfaatan ilmunya yang sebagian besar memang mengusung tema rezeki dan marketing. Siapa yang nggak tertarik kalo masalah rezeki. Betul apa betul?

Sejatinya bisnis / teknik marketing itu tidak bisa ditiru, meski segala ilmunya disebar luaskan melalui tulisan (buku). Tetapi kita bisa --setidaknya berbagi pengalaman atau contoh-contoh kecil dari bisnis kita kepada orang banyak.

"Ah nanti bisnis orang lain bisa jadi lebih maju donk!"

Tenang. Rezeki sudah ada yang mengatur. Dan nggak mungkin ketuker juga kan? Justru dengan memberikan kebaikan dan kebermanfaatan kepada orang lain, ilmu kita bertambah dan kebaikan itu pula akan kembali kepada diri sendiri.

Untuk itu, dengan segala kerendahan hati (bukan karena 'sok' hebat atau apa pun itu), saya Rosyidatul yang sejatinya hanya karyawan swasta dan sedang berjuang melanjutkan pendidikan saya di bangku kuliah ingin berbagi apa yang sudah saya dapatkan di grup KMO. Dengan mengenalkan "VideoBook Smart Writing" (Teknik menulis buku dengan otak kanan) hasil kolaborasi guru saya, yaitu coach Tendi Murti dan coach Ardi Gunawan. Jika ditilik lebih jeli lagi judulnya tak jauh berbeda dengan karyanya Mas Ippho, dengan menggunakan otak kanan. Sebarapa hebat sih otak kanan itu? Insyaa Allah terjawab semua dalam videobook Smart Writing ini. Harapan saya ilmu yang didapat menjadi berkah, bermanfaat tidak untuk sendiri tetapi juga untuk orang banyak. 
Untuk itu saya ingin berbagi ini, berharap kebaikan dan manfaatnya juga akan kembali kepada diri sendiri. 

Teman-teman bisa japri WA ke no ini : 085798985908. Untuk kita sharing.
Silakan bantu share juga. Barangkali ada teman-temannya yang memang membutuhkan. 



Salam hangat pemula
Rosyidatul Munawaroh

Selasa, 12 April 2016

AWAS! DIKEJAR-KEJAR PENERBIT


VIDEOBOOK SMART WRITING ( 7 Teknik Menulis dengan otak kanan)



Tahu Mas Tendi Murti? Yap. Beliau ini adalah penulis buku 'Bukan sekadar nulis, pastikan best seller'. Juga seorang coach yang telah banyak mencetak penulis-penulis muda dalam komunitas yang didirikannya, yaitu Kelas Menulis Online atau yang lebih sering disebut KMO.

Saya masuk kelasnya juga lho (cie bangga dong :D). Dan alhamdulillahnya di sana, selain bertemu coach-coach yang luar biasa, saya juga banyak mengenal orang-orang hebat. Seperti blogger, penulis, pebisnis, guru, sampai ibu rumah tangga. Kerenkan? Dan masih banyak profesi yang lainnya juga lho! Membuat saya bisa banyak belajar dan sharing berbagai macam ilmu dari para anggotanya. Udah..., nggak usah ditanya lah sebanyak apa ilmu yang udah didapet. Soalnya terlalu banyak dan bakalan panjang kalo diceritain semua secara runut hehe.

Dan..., tahu Mas Ardi Gunawan? Itu loh spesialis otak kanan, juga master coach smart memory? Tau kan, tau kan? ;;)

Ini kalo kedua coach ini 'berkolaborasi' gimana coba? PECAH guys.
"Pecah apanya?" Ya ILMUnya-lah, guys :-D. Sampe lumer-lumer gitu tau! ^_^. GAK PERCAYA? Ok lah, saya sedikit bercerita.
Hari Sabtu sore lalu, pertama kalinya saya merasa begitu semangat ingin jadi penulis. Kenapa? Karena saya sudah tahu tekniknya. Lho, teknik apa? Yap, 'Teknik menulis buku dengan otak kanan'. Lewat videobook Smart Writing ini coach TM dengan coach AG berkolaborasi yang isinya bikin PECAH ini bener-bener ILMU semua isinya.
Dan saya ingin kalian, siapapun itu juga bisa makan semua isi dalam videobook ini juga. Sampai suatu hari nanti nama kita bisa ada di deretan penulis-penulis sukses. Aamiin. :-)

Kalian yang sering ditolak (sama penerbit maksudnya), terus jadi baper dan berakhir galau #eh, hihi ini videobook OBAT yang paling MUJARAB :D. (Insyaa Allah, jika dipraktekkan, ya). Dan jangan KAGET kalo suatu saat malah penerbit yang ngejar-ngejar. Jangan panik. Karena itu adalah EFEK SAMPINGnya guys ^^v

Lalu, apa sih isi videobook yang bikin pecah sampe bikin capek karena dikejar-kejar penerbit? Hehe. Cekidot ====»»

Materi DVD:
- 10 Rahasia kenapa Anda tidak akan pernah berhenti menulis
- Teknik membuat kebun Ide yang tak terbatas
- Membuat judul dengan otak kanan
- Menemukan Ide dengan cara yang belum pernah terbayangkan sebelumnya
- Cara menulis cepat tanpa berpikir dengan otak kanan
- Rahasia menembus Penerbit tanpa Penolakan
- 7 teknik ces pleng agar buku Anda Best Seller

Materinya keren, kan? Ya iyalah. Eits, tapi bukan cuman itu lho. (Bisik-bisik) "ada BONUSnya juga!" -denger bonus matanya langsung keluar love-love gitu ya :D.
Nah dan Bonus-Bonus yang akan Anda dapatkan:
- Video book facebook marketing (senilai Rp. 200.000;)
- Video book menambah jumlah follower di Twitter (senilai Rp. 150.000;)
- Video book optimasi iklan baris Gratis (senilai Rp. 70.000;)
- Software kamus KBBI (senilai Rp. 50.000;)
-Software mind mapping (senilai Rp. 50.000;)
- Puluhan E-book referensi menulis (senilai Rp. 50.000;)
- Tesaurus (senilai Rp. 50.000;)
- Video WINNING MINDSET Ardi Gunawan (senilai Rp. 300.000;)
- Kelas menulis online (senilai Rp. 3.500.000;)
- Puluhan data penerbit dan nomor kontak yang bisa dihubungi)

BONUS TOTAL Rp. 4.420.000;
"woaaahh, mahal, ya?"

No no no! Saking keren coachnya, untuk dapat bonus senilai di atas, Anda tidak perlu merogoh saku terlalu dalam atau cuman bisa ngelamunin liatin cover-nya aja. Hihi karena bukan lagi mimpi guys. Hanya dengan Rp. 299.000; kalian udah bisa dapetin semua materi dan bonus di dalam videobook itu lho! KESEMPATAN!!!

Saya, Anda dan kita semua bisa sukses! (Mari aamiin-kan). Maka dari itu, saya mengajak teman-teman semua kenal lebih dekat dengan beliau-beliau yang hebat ini. Biar ketularan hebatnya. Betul apa betul? :D

Info pemesanan bisa di:
WA, phone: 085798985908 (Rossi)

Atau masih mau kepo-kepo, silakan, di nomor yang di atas. :-)

#SatuBukuSebelumMati
#TinggalkanJejakUntukOrangTerkasih
#NulisBeribadah

Sabtu, 02 April 2016

Makalah Kepemimpinan dan Kekuasaan



MAKALAH
KEPEMIMPINAN DAN KEKUASAAN
Diajukan untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah Perilaku Organisasi

DISUSUN OLEH :
Kelompok III
Desi Kurniasih
Neng Reni Anggraeni
Rosyidatul Munawaroh



 








UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA ( UNPI )
FAKULTAS EKONOMI PROGRAM STUDI AKUNTANSI
Jl. Dr. Muwardi No.66 Telp. (0263) 262604, 272074 Fax. (0263) 272074 Cianjur
2016


KATA PENGANTAR

Segala puji syukur penulis ucapkan atas kehadirat Allah SWT, dengan segala rahmat dan karunia-Nya  penulis masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan makalah ini.
Makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas dari Dosen Mata Kuliah Perilaku Organisasi di Universitas Putra Indonesia Cianjur, Bapak Dr. Hamirul, ST, M.pd.
Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas pengetahuan. Adapun penyajian materi di dalam makalah ini diupayakan sederhana dan seefektif mungkin agar isi makalah dapat tersampaikan dengan mudah.
Selama penyusunan makalah ini penulis berupaya mancari ilmu dari berbagai sumber yang ada,namun hal itu tidak menutupi bahwa dalam laporan ini banyak sekali kekurangan,tapi diharapkan dengan adanya laporan ini bisa menambah wawasan khususnya bagi penulis umumnya untuk orang lain.
Dengan segala kekurangan yang masih ada dimakalah ini penulis dengan senang hati menerima kritik dan saran yang konstruktif dari para pembaca.
Akhir kata, penulis sampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dan membantu dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir.Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala urusan kita.Amin.

Cianjur, 20 Maret 2016

Penyusun

DAFTAR ISI

Halaman

Kata Pengantar........................................................................................................... i
Daftar Isi.................................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN......................................................................................... 1
A.      Latar Belakang........................................................................................ 1
B.      Rumusan Masalah............................................................................ ....... 2
C.     Tujuan..................................................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN.......................................................................................... 3
A.     Pengertian Kepemimpinan................................................................. ....... 3
B.     Sebab-sebab Munculnya Kepemimpinan ................................................. 4
C.     Pengertian Kekuasaan...................................................................... ....... 5           
D.     Membandingkan Kekuasaan dan Kepemimpinan............................... ....... 7
E.      Sumber-sumber Kekuasaan.............................................................. ....... 8
BAB III PENUTUP................................................................................................ 11
A.     Kesimpulan...................................................................................... ..... 11
B.     Saran .................................................................................................... 11

DAFTAR PUSTAKA


BAB I
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG
Sejarah manusia telah mencatatbahwa dari awalnya manusia merupakan makhluk social yang hidup secara berkelompok. Dari yang semula nomaden atau berpindah-pindah tempat sebagai perubahan habitat lingkungan hidupnya, sampai pada akhirnya seiring dengan perkembangan jaman manusia pun hidup menetap di suatu wilayah dengan peradabannya yang sedikit demi sedikit mengalami perubahan menuju kearah yang lebih modern.
Namun  bila dicermati, sejak dari jaman yang masih serba primitive sampai dengan era yang serba modern ini, ada satu hal yang tidak berubah dalam karakterkehidupan manusia. Yaitu, mereka selalu membutuhkan seorang pemimpin dalam setiap kelompoknya. Mulai dari kelompok kecil yang berupa keluarga sampai dengan kelompok yang terbesar yaitu Negara.
Di era sekarang,kepemimpinan lebih menitik beratkan kepada nilai-nilai moral, spiritual, dan keteladanan.yang hanya bias dijalankan oleh seorang pemimpin yang sejati, yang melayani, dan rela berkorban untuk kepentingan mereka yang di pimpinnya.
Kepemimpinan dimulai dari dalam hati, dan keluar untuk melayani mereka yang dipimpinnya. Disinilah peran seorang pemimpin sejati yangh memiliki nilai religious, parotis, professional, dan humanis yang akan memimpin dengan baik dan mampu menjadi contoh teladan bagi para pengikutnya.



B.     RUMUSAN MASALAH

1.      Apa pengertian dari kepemimpinan?
2.      Apa sebab-sebab munculnya kepemimpinan?
3.      Apa pengertian dari kekuasan?
4.      Membedakan kepemimpinan dan kekuasaan?
5.      Apa sumber-sumber dari kekuasaan?

C.    TUJUAN PENULISAN
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada para pembaca tentang pengertian kepemimpinan, sebab-sebab munculnya kepemimpinan, pengertian dari kekuasaan, membedakan kepemimpinan dan kekuasaan, dan sumber-sumber dari kekuasaan. Disamping itu makalah ini juga bertujuan untuk  memenuhi tugas mata kuliah perilaku organisasi.












BAB II
PEMBAHASAN

A.    PENGERTIAN KEPEMIMPINAN
Kepemimpinan berasal dari kata pimpin yang mempunyai imbuhan pe-an yang menunjukkan sifat dimiliki oleh pemimpin. Pemimpin berarti, mengarahkan, membina, mengatur, menunjukkan terhadap orang yang dipimpinnya agar terbina dan bersedia mengikutinya dengan rasa tanggung jawab. Kepemimpinan menunjukkan sifat atau gaya seseorang dalam memimpin seseorang atau organisasi.
Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang dalam mempengaruhi dan memotivasi mereka yang dipimpinnya untuk melakukan hal-hal yang diperlukan dalam mencapai tujuan yang di inginkan bersama.
Kepemimpinan adalah seni untuk mempengaruhi atau menggerakkan orang-orang yang dipimpin sedemikian rupa sehingga memperoleh kepatuhan, kepercayaan, rasa hormat, dan loyalitas untuk menyelesaikan tugas yang di amanahkan.
Kepemimpinan adalah kemampuan untuk mengantisipasi, melihat kedepan, mempertahankan fleksibelitas dan memberdayakan orang lain untuk menciptakan perubahan strategis yang diperlukan.
Seorang pemimpin adalah seseorang yang dengan wewenang kepemimpinannya mengarahkan orang-orang yang dipimpinnya untuk mengerjakan sebagian dari pekerjaannya dalam mencapai tujuan bersama. Dan oleh karenanya seorang pemimpin harus bias memberdayakan dan meningkatkan kualitas orang-orang yang dipimpinnya dengan menumbuhkan dan mengembangkan segala potensi yang mereka miliki supaya mereka mampu menyelesaikan tugas yang didelegasikan kepada mereka.

Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dapat menerima kepercayaan etnis dan moral dari berbagai agama secara kumulatif, selain itu seorang pemimpin juga harus bias bersikap ing ngarsa sung tulodha yaitu mampu menjadikan dirinya sebagai contoh dan teladan yang baik bagi orang-orang yang dipimpinnya.

B.     SEBAB-SEBAB MUNCULNYA KEPEMIMPINAN
Sejarah manusia telah mencatatbahwa dari awalnya manusia merupakan makhluk social yang hidup secara berkelompok. Dari yang semula nomaden atau berpindah-pindah tempat sebagai perubahan habitat lingkungan hidupnya, sampai pada akhirnya seiring dengan perkembangan jaman manusia pun hidup menetap di suatu wilayah dengan peradabannya yang sedikit demi sedikit mengalami perubahan menuju kearah yang lebih modern.
Namun  bila dicermati, sejak dari jaman yang masih serba primitive sampai dengan era yang serba modern ini, ada satu hal yang tidak berubah dalam karakterkehidupan manusia. Yaitu, mereka selalu membutuhkan seorang pemimpin dalam setiap kelompoknya. Mulai dari kelompok kecil yang berupa keluarga sampai dengan kelompok yang terbesar yaitu Negara.
Ada tiga teori yang menjelaskan bagaimana munculnya pemimpin:
(kartini kartono,183:29)
1.      Teori geneti
Teori ini menyatakan bahwa pemimpin itu sudah ada bakat sejak lahir dan tidak dapat dibuat. Diat memang sudah ditakdirkan untuk menjadi pemimpin. Teori ini menganut pandangan determin artinya pandangan yang sudah ditentukan sejak dulu.
2.      Teori social
Teori ini menyatakan bahwa pemimpin tidak dilahirkan akn tetapi seorang calon pemimpin dapat disiapkan, dididik, dan dibentuk agar dia menjadi pemimpin melalui pendidikan dan dorongan berbagai pihak.
3.      Teori ekologis atau sintesis
Teori ini menyatakan bahwa seseorang akan sukses menjadi pemimpin apabila dia memang memiliki bakat-bakat pemimpin. Kemudian bakat ini dikembangkan melalui pendidikan, dorongan dan pengalaman yang membentuk pribadi seorang pemimpin.

C.    PENGERTIAN KEKUASAAN
Kekuasaan adalah kewenangan yang didapatkan oleh seseorang atau kelompok guna menjalankan kewenangan tersebut sesuai dengan kewenangan yang diberikan. Kewenangan tidak boleh dijalankan melebihi kewenangan yang diperoleh atau kemampuan seseorang atau kelompok untuk memengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai dengan keinginan dari  pelaku (Miriam Budiardjo,2002) atau kekuasaan merupakan kemampuan memengaruhi pihak lain untuk berpikir dan berprilaku sesuai dengan kehendak yang memengaruhi (Ramlan  Surbakti, 1992).       
Kekuasaan (power) dan kepemimpinan tidak bisa dipisahkan karena keduanya memiliki hubungan yang sangat erat. Dengan kekuasaan pemimpin memperoleh alat ukur mempengaruhi perilaku para pengikutnya. Ini berarti bahwa kekuasaan merupakan alat didalam proses kepemimpinan.
Istilah kekuasaan dalam literatur manajemen telah cukup banyak diberikan oleh para pakar, akan tetapi  masih juga terjadi kekaburan tentang pengertiannya. Seringkali kekuasaan dipergunakan silih berganti dengan istilah-istilah lainnya seperti pengaruh  (influence) dan otoritas (authority).
Max Weber (dalam  Thoha, 2007:330) menyatakan bahwa kekuasaan sebagai suatu kemungkinan yang membuat seorang actor di dalam suatu hubungan social berada dalam suatu jabatan untuk melaksanakan keinginannya sendiri dan yang menghilangkan halangan.
Walted Nord merumuskan kekuasaan itu sebagai suatu kemampuan untuk mempengaruhi aliran energy dan dana yang tersedia untuk mencapai suatu tujuan yang berbeda secara jelas dari tujuan lainnya.
Konsepsi kekuasaan yang telah diterima secara luas adalah dikotomi antara “position power” (kekuasaan karena kedudukan) dan “personal power” (kekuasaan pribadi). Menurut konsep tersebut, kekuasaan sebagian diperoleh dari peluang yang melekat pada posisi seseorang dalam organisasi dan sebagian lagi disebabkan oleh atribut-atribut pemimpin tersebut serta dari hubungan pemimpin-pengikut.
Ø  Position power adalah kewenangan formal, control terhadap sumber daya dan imbalan, control terhadap informasi, control ekologis.
Ø  Personal power berasal dari keahlian dalam tugas, persahabatan, kesetiaan, kemampuan persuasif dan karismatik dari seorang pemimpin.
Menurut kartini kartono (1994:140) mengungkapkan bahwa sumber kekuasaan seorang pemimpin dapat berasal dari:
·         Kemampuannya untuk mempengaruhi orang lain.
·         Sifat dan sikapnya yang unggul, sehingga mempunyai kewibawaan terhadap pengikutnya.
·         Memiliki informasi, pengetahuan, dan pengalaman yang luas.
·         Memiliki kemahiran human relation yang baik, kepandaian bergaul dan berkomunikasi.
Kekuasaan merupakan kondisi dinamis yang dapat berubah sesuaiperubahan kondisi dan tindakan-tindakan individu atau kelompok. Ada dua teori yang dapat menjelaskan bagaimana kekuasaan diperoleh, dipertahankan atau hilang dalam organisasi. Teori tersebut adalah :
Ø  Social exchange theory, menjelaskan bagaimana kekuasaan diperoleh dan hilang selagi proses mempengaruhi timbale balik terjadi selama beberapa waktu antara pemimpin dan pengikut. Focus dari teori ini mengenai expert power dan kewenangan.
Ø  Strategic contingencies theory, menjelaskan bahwa kwkuasaan dari suatu subunit organisasi tergantung pada factor keahlian dalam menangani masalh penting, sentralisasi unit kerja dalam ar5us kerja dan tingkat keahlian dari subunit tersebut.   

D.    MEMBANDINGKAN KEPEMIMPINAN dan KEKUASAAN
Kedua konsep ini saling bertautan. Para pemimpin menggunakan kekuasaannya untuk mewujudkan tujuan kelompok dan mencapai tujuan tersebut dengan menggunakan kekuasaan sebagai srana untuk memudahkan usaha mereka tersebut. Salah satu perbedaan antara kedua istilah itu terkait dengan kesesuaian tujuan. Kekuasaan tidak mensyaratkan kesesuaian tujuan, tetapi hanya ketergantungan. Sebaiknya, kepemimpinan mensyaratkan keserasian antara tujuan pemimpin dan mereka yang dipimpin . perbedaan yang kedua berkaitan dengan  arah pengaruh. Kepemimpinan berfokus pada pengaruh kebawah arah pengikut. Kepemimpinan meminimalkan pola-pola pengaruh kesamping dank e atas. Sedangkan kekuasaan tidak demikian. Perbedaan lainnya terkait dengan penekanan penelitian. Penelitian mengenai kepemimpinan, sebagian besar menekan gaya. Penelitian tersebut mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan seperti : seberapa suportif semestinya seorang pemimpin “ sampai tingkat mana proses pengambilan keputusan  harus dilakukan bersama dengan para pengikutnya” sebaiknya, penelitian mengenai kekuasaan cenderung mencakup bidang yang lebih luas dan berfokus pada taktik-taktik untuk memperoleh kepatuhan dari anak buah.



E.     SUMBER-SUMBER KEKUASAAN
Kekuasaan berdasarkan kedudukan memiliki pengaruh potensial yang berasal dari kewenangan yang sah karena kedudukannya dalam organisasi terdiri dari: kewnangan formal dan kekuasaan pribadi.
·         Kewenangan formal, yaitu kewenangan yang mengacu pada hak prerogative, kewajiban dan tanggung jawab seseorang berkaitan dengan kedudukannya dalam organisasi atau system social.
·         Kekuasaan pribadi menjelaskan bahwa kelompok sumber berdasarkan kedudukan akan berlimpah pada orang-orang yang seraca hirarki mempunyai kedudukan dalam organisasi. Pengaruh potensial yang melekat pada keunggulan individu terdiri dari: kekuasaan ,keahlian (expert power), kekuasaan kesetiaan (referent power), dan kekuasaan karisma.
Dalam menjalankan kepemimpinan seorang pemimpin harus memiliki kekuasaan (power). Bentuk kekuasaan bermcam-macam meurut Tosi, Rizzo, dan Carrol (1990), bahwa ada lima bentuk dari kekuasaan yang dimilikin seseorang yakni:
a.        Kekuasan Imbalan (Reward Power)
Adalah kekuasan yang didasarkan kemampuan seseorang menyediakan keu ntungan bagi sesuatu atau orang lain. Kekuasaan mengalir dari individu yang mampu menyediakan reward yang dibutuhkan orang lain. Kemampuan ini memungkinkan pemilik kekuasaan mengendalikan perilaku orang lain dan mencapai hasil yang diharapkan sejauh adanya kebutuhan orang lain tersebut akan reward yang disediakan olehnya.
b.      Kekuasaan paksaan (coercive power)
Adalah kekuasaan yang didasarkan atas kemampuan sesorang menyediakan dampak hukuman pada target akibat ketidakpatuhannya. Kekuasaan ini terletak pada kemampuan seseorang untuk memerintahkan kepatuhan lewat cara fisik. Seperti reward, kekuasaan jenis ini memungkinkan pemimpin mempengaruhi perilaku orang lain akibat kemampuannya menerapkan hasil yang tidak di inginkan. Ketidak patuhan atas orang yang punya jenis kekuasaan koersif menghasilkan penerapan hukuman dalam bentuk menahan reward yang diinginkan. Ini merupakan situasi kekuasaan koersif, kekuasaan yang mengikuti model militer.
c.       Kekuasaan Ahli (expert power)
Adalah kekuasaan yang didasarkan kemampuan dan pengetahuan khusus yang dimiliki seseorang dimna target atau oranglain kerap menggunakan atauy bergantung kepadanya. Orang selalu menghargai kompetensi, dan sebab itu expert power merupakan sumber kekuasaan yang penting untuk diterapkan. Kekuasaan mengalir dari orang yang punya skill, pengetahuan, dan kemampuan yang dibutuhkan dan dihargai oleh orang lain. Jika orang merenggek agar seorang pekerja mau menggunakan skill yang ia miliki untuk membantu mereka, maka pekerja tersebut punya kekuasaan.
d.      Kekuasaan Legitimasi (legitimate power)
Adalah kekuasaan yang didasarkan atas perasaan orang lain bahwa pelaku kekuasaan punya otoritas dan hak untuk mempengaruhi tindakan mereka. Perasaan ini merupakan hasil yang diterima dari organisasi formal atau warisan historis. Kekuasaan hadir pada mereka yang ditunjuk oleh organisasi untuk member perintah. Delegasi otoritas melegitimasikan hak seseorang memaksakan kepatuhan pada mereka yang menyatakan wajib untuk mentaati sumber kekuasaan (organisasi).
e.       Kekuasaan Referen ( Referent Power)
Adalah kekuasaan yang bersumber dari sifat seseorang karena ia memiliki daya tarik tertentu. Seorang pemimpin akan mempunyai referensi terhadap para bawahannya yang mampu melaksanakan pekerjaan dan bertanggung jawab atas pekerjaan yang diberikan.
Bahwa kekuasaan hamper selalu berkaitan dengan praktik-praktik seperti pengguanaan rangsangan (insentif) atau paksaan (coercion) guna mengamankan tindakan manuju tujuan yang telah ditetapkan. Seharusnya orang-orang yang berada di pucuk pimpinan, mengupayakan untuk sedikitmenggunakan insentif dan koersif. Sebab secara alamiah cara yang paling efisien dan ekonomis supaya bawahan secara sukarela dan patuh untuk melaksanakan pekerjaan adalah dengan cara mempersuasi mereka. Cara-cara koersif dan insentif ini selalu lebih mahal,dibandingkan jika karyawan secara spontan termotivasi untuk mencapai tujuan organisasi yang mereka pahami berasal dari definisi tradisional kekuasaan difokuskan pada kemampuan perorangan untuk menentukan atau membatasi hasil-hasil.

















BAB III
PENUTUP

A.    KESIMPULAN
Kepemimpinan adalah kemampuan untuk mengantisipasi, melihat kedepan, mempertahankan fleksibelitas dan memberdayakan orang lain untuk menciptakan perubahan strategis yang diperlukan.
Kekuasaan adalah kewenangan yang didapatkan oleh seseorang atau kelompok guna menjalankan kewenangan tersebut sesuai dengan kewenangan yang diberikan. Kewenangan tidak boleh dijalankan melebihi kewenangan yang diperoleh atau kemampuan seseorang atau kelompok untuk memengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai dengan keinginan dari  pelaku (Miriam Budiardjo,2002) atau kekuasaan merupakan kemampuan memengaruhi pihak lain untuk berpikir dan berprilaku sesuai dengan kehendak yang memengaruhi (Ramlan  Surbakti, 1992).

B.     SARAN
Adapun saran yang kami berikan, melalui pembahasan kepemimpinan dan kekuasaan ini,diharapkan mahasiswa dapat memahami arti kepemimpinan dan kekuasaan, selain itu mahasiswa juga dapat menerapkan sikap sebgai pemimpin yang hebat pada kehidupan pribadi maupun dalam sebuah organisasi.





DAFTAR PUSTAKA 

John C. Maxwellm, 2011 , The 5 Levels Leadership, Mic Publising, Surabaya
Kartono, kartini, 2003, pemimpinan dan kepemimpinan, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta
Gary Yuki dan Tom Taber, “The Effective Use of Managerial Power”, personnel 60, no. 2 (March-April 1983) : 37-44
Wheatley, margaret. J.2002. Kepemimpinan Dalam Dunia Baru. Jakarta: Abdi tandur
Alma, Buchari. 2013. Keriwausahaan untuk mahasiswa dan umum. Bandung: Alfabeta